BERLINDUNG DARI SEGALA KEBURUKAN DI MUSIM HUJAN

Naskah Khutbah
Asdar
22 Jan 2026
BERLINDUNG DARI SEGALA KEBURUKAN DI MUSIM HUJAN

Jumat, 4 Syakban 1447 H / 23 Januari 2026 M

Oleh Ust. Dr. Muhammad Harsya Bachtiar, Lc., M.A.

Dep. Dakwah DPD Wahdah Islamiyah Makassar

KHUTBAH PERTAMA

الحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي إِلَى رِضْوَانِهِ، الهَادِي إِلَى إِحْسَانِهِ، صَلَّى الله عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَعْوَانِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ ‌حَقَّ ‌تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَقُولُواْ قَوۡلاً ‌سَدِيدًا * يُصۡلِحۡ لَكُمۡ أَعۡمَٰلَكُمۡ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدۡ فَازَ فَوۡزًا عَظِيمًا

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah.

Saat ini kita sedang berada di musim hujan. Hampir setiap hari hujan mengguyur kota kita. Bahkan belakangan ini hujan yang deras turun disertai dengan angin yang kencang. Kondisi alam seperti ini bisa saja menjadi berbahaya bagi kita. Banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga kabut tebal bila tak waspada bisa menjadi penyebab kecelakaan bagi kita. naudzubillah. Baru-baru ini juga di daerah kita Sulawesi Selatan, kita menyaksikan berita akan jatuhnya satu pesawat di wilayah gunung Bulusaraung Kab. Maros dan Pangkep yang diduga akibat cuaca buruk dan kabut tebal. Allahul musta’an.

Oleh karenanya jamaah yang dimuliakan Allah, pada kesempatan ini  mari kita mengingat kembali beberapa doa-doa Nabi yang disunnahkan untuk diamalkan berkaitan dengan hujan dan yang mengikutinya agar kita mendapatkan perlindungan dari Allah dan keselamatan dari-Nya.

Membaca doa ketika angin kencang     

Didalam hadis disebutkan oleh Aisyah r.a bahwa ketika angin berhembus kencang Rasulullah s.a.w berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya." HR. Muslim.

          Dalam hadis ini terkandung doa perlindungan dari keburukan angin kencang dan keburukan yang ada di dalamnya. Kita semua tau bahwa angin yang kencang berpotensi membawa keburukan bagi kita seperti pohon tumbang atau bahkan tsunami yang bisa membahayakan nyawa dan harta kita. Sebelumnya di masa lampau Allah s.w.t pernah membinasakan kaum Ad yang membangkang dengan dikirimkannya angin kencang yang membinasakan mereka. Masih dalam ingatakan kita juga bagaimana kisah 10.000 pasukan ahzab yang datang untuk memerangi dan menghabisi Rasulullah saw dan kaum muslimin di kota Madinah yang akhirnya tidak berdaya melawan angin kencang yang datang meporak-porandakkan tenda dan kemah-kemah mereka. Naudzubillah.

Berdoa ketika turun hujan

Ketika hujan turun, di samping ia adalah rahmat, hujan juga berpotensi membawa bahaya bagi umat manusia. Kita menyaksikan di dalam Al-Qur’an bahwa banyak umat terdahulu yang kemudian binasa dengan turunnya hujan seperti yang terjadi pada umat Nabi Nuh a.s dan juga kaum Nabi Luth a.s Umat Nabi Nuh a.s dibinasakan dengan hujan yang mengakibatkan banjir bandang yang dahsyat sedangkan kaum Nabi Luth a.s dihujani dengan batu yang sangat panas yang menghancurkan mereka semua. Oleh karenanya salah satu sunnah Nabi ketika turun hujan adalah berdoa memohon kebermanfaatan dari hujan yang diturunkan tersebut. Di dalam hadis disebutkan Nabi saw berdoa ketika turun hujan:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”

          Yang mengindikasikan permintaan manfaat dari hujan yang turun bukan keburukan atau kemudaratan.

Berdoa ketika melihat petir

Di antara fenomena alam yang sering terjadi ketika musim hujan adalah munculnya petir yang terlihat dan terdengar menggelegar di cakrawala kita. fenomena ini tak jarang memakan korban jiwa. Naudzubillah. Oleh karenanya ada amalan doa yang disunnahkan bagi kita ketika melihat petir dan suara guntur yaitu:

اللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau membunuh kami dengan kemurkaan-Mu dan janganlah Engkau membinasakan kami dengan siksa-Mu, dan sehatkanlah kami sebelumnya."

          Doa ini berisi permintaan perlindungan kepada Allah dari petir yang datang dan dari segala keburukan yang dapat terjadi darinya. Doa lain yang disunnahkan untuk dibaca ketika terjadi petir:

سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Artinya: “Mahasuci Dzat yang menjadikan petir itu bertasbih dengan memuji-Nya dan demikian pula para malaikat yang juga bertasbih karena takut kepada-Nya."

Di samping itu tentunya tak lupa kita membaca doa-doa perlindungan lainnya yang umumnya dan seyogyanya kita bacakan di setiap hari kita, baik di keadaan musim hujan ataupun luar keadaan musim hujan seperti membaca doa surat 3 qul, (An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas), doa ketika keluar rumah dan juga doa di pagi dan petang hari.

Semoga Allah menjaga kita semua, Wallahu a’lam.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

 

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لله عَلَى إِحْسَانِهِ، وَالشُّكْرُ لَهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَامْتِنَانِه، وَأَشهَدُ أَن لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِه، وأَشهدُ أنَّ نَبِيَّنَا مُحمَّدًا عَبدُهُ وَرَسُولُهُ الدَّاعِي إِلى رِضْوَانِه

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah.

Semoga kita senantiasa diberkahi dan dirahmati Allah dan selalu berada dalam perlindungannya.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوْبِنَا غِلاً لِّلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

رَبَّنَا لَا ‌تُزِغۡ ‌قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ .

ربنا تقبل منّا إنك أنت السميع العليم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم.

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ . وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الحُمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

Download PDFnya https://bit.ly/MemohonPerlindungandiMusimHujan

Baca Juga