Berbenah Menggapai Impian

Muslimah
Muhammad Lutfi
04 Jan 2021
Berbenah Menggapai Impian

Oleh: A. Maya Masyita

Langit siang menggulung berganti malam

Denting jam berdetak memecah keheningan

Terdiam dalam angan dan kenangan

Mencoba menelisik kalbu mencari arah tujuan


Ke mana jiwa ini akan melangkah?

Mulai penat dalam penantian

Berkali-kali terjatuh dari keistiqamahan

Duhai jiwa, apa yang kau inginkan?


Bermimpi menjadi bidadari dalam istana surga

Tapi tingkah laku tak mencerminkan impian

Tak inginkah kamu tetap tegak dalam pendirian?

Terhindar dari dosa dan kemaksiatan?


Lelah rasanya berinteraksi dengan angan

Hanya angan, tanpa pembuktian

Harus melangkah dari keterpurukan

Paksakan maka akan jadi kebiasaan


Impian tak akan jalan tanpa pelaksanaan

Semua butuh diikhtiarkan

Cobalah merenung barang sejenak

Menata hati, mendidik jiwa dalam pelik


Rasanya sudah cukup lama raga menyatu dengan ruh

Lantas, sudah berapa banyak siang dan malam yang berlalu tanpa amal?

Berapa banyak detik yang terlewat dengan perkara sia-sia?

Berapa banyak waktu yang terhias dengan dosa dan maksiat?


Duhai jiwa

Berpikir sebelum melangkah, luruskan niat hanya untuk Allah semata

Waktunya bangkit dari kebodohan

Bodoh yang terlalu bersahabat dengan keburukan


Cukuplah dengan waktu-waktu yang berlalu begitu saja

Berlalu tanpa menambah tabungan amal kebaikan

Saatnya berbenah merencanakan masa yang akan datang

Fokuslah pada impian dan tujuan kehidupan


Satukan asa, tekadkan jiwa

Hidup butuh perjuangan

Agar sampai pada impian

Impian tertinggi puncak dari kehidupan


Lupakan dunia yang melenakan

Saatnya mengejar surga yang menjadi dambaan

Berbekal dengan amal dan takwa

Terbebas dari godaan berbuat dosa


Hiduplah hanya untuk Allah semata

Jangan berharap pada manusia

Hanya Allah-lah yang akan menjadi penolong

Dalam peliknya kehidupan dunia


Karena sejatinya kita hanyalah musafir

Yang akan pulang ke kampung halaman

Cepat atau lambat hanya akan menjadi yang terkenang

Menyusul mereka yang kini tinggal kenangan


Jangan menunda, kematian tidak akan mengunggu kamu siap

Maka siapkanlah diri dari sekarang

Berbekal dengan sebaik-sebaiknya

Agar impianmu menjadi kenyataan

Masamba, 15 November 2020