Yang Mendapat Dua Pahala

Ta'lim
Infokom WIM
23 Nov 2017
Yang Mendapat Dua Pahala
Bab 38 Kitab Al-Lu’lu’ Wal Marjaan
KEUTAMAAN ORANG YANG MAHIR MEMBACA AL-QURAN DAN KEUTAMAAN ORANG YANG TERBATA BATA MEMBACA AL-QURAN



Hadits 461 . 'Aisyah radhiallahu anha berkata : Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda : “Perumpamaan orang yang membaca Al-Quran dan dia menghafalkannya (Al-Qur'an) maka mereka akan bersama dengan safaratil kiraam dan perumpamaan orang yang membaca dan dia berusaha menjaga bacaan dan saat dia menjaga bacaan atau hafalannya dan dia kesulitan maka baginya dua pahala”. (H.R Bukhari & Muslim)

Pada riwayat yang lain banyak menyebutkan dengan lafazh “Mahir”, Ulama menyebutkan tentang arti mahir, yaitu pandai dan ada juga Hamilul Qur'an yaitu orang yg membawa Al-Quran, orang yang mengusungnya, ada juga yang memaknainya Shahibul Qur'an, dan juga istilah Hafizhul Qur'an yaitu orang yang menghafal Al-Quran dan menjaga hak-hak Al-Quran. 

Assafarah bentuk jamak dari safirah. Penjelasan Ulama mengenai makna Assafarah artinya utusan, maksdunya adalah utusan-utusan Allah yaitu para malaikat .  Pendapat yang lain bahwa makna Safir artinya penulis yaitu yang menuliskan catatan amalan sedangkan arti dari Kiram adalah mulia. Jadi Assafaratul Kiram berarti bersama dengan malaikat-malaikat Allah yang mulia. Adapun maksud dari bersama, ada dua makna yang dijelaskan oleh ulama kita. Pertama, Entah dalam tempat ataupun derajatnya. Makna yang kedua yaitu bersama dengan amalan-amalannya mereka diibaratkan sama dengan amalan para malaikat.

Orang yang berusaha membaca meskipun masih terbata-bata maka baginya dua pahala : pahala membacanya dan pahala usahannya. Apakah hadits ini dipahami orang yang terbata bata lebih besar pahalanya dari orang yang mahir ? Jawabannya tentu saja tidak karena orang yang terbata-bata mendapatkan dua pahala dan tidak dikatankan bersama dengan para malaikat, sedangkan orang mahir bersama para malaikat dan ini tentu saja memiliki keutamaan yang sangat besar. Imam As Suyuthi mengumpulkan dalil mengenai amalan-amalan yang mendapatkan dua pahala. Ada empat dalil dalam Al-Quran yang amalan atau orang yang mendapakan jaminan dua pahala. Pertama, (QS. Al-Ahzab : 31). Kedua, (QS. Al Hadid : 28). Ketiga, (QS. Al Qasas : 52 dan 54). Keempat, (QS. Sabat : 27).

Ada 6 hadits shahih yang menyebutkan amalan yang mendapat jaminan 2 pahala‌. Pertama, mereka yang dulu beriman kepada Al-Kitab kemudian masuk Islam‌. Kedua, Hamba sahaya yang taat kepada Allah dan taat kepada majikannya selama bukan maksiat.‌ Ketiga, orang yang memiliki budak, membantu budaknya dan mendidik budaknya, dan memerdekakan budak tersebut atau bahkan menikahi budak tersebut.‌ Keempat, orang yang membaca Al-Quran dengan proses bersusah payah meskipun masih terbata-bata, dia mendapat dua pahala‌. Kelima, hakim yang berijtihad dan benar ijtihadnya juga mendapatkan dua pahala (pahala ijtihad dan pahala benarnya)‌.  Keenam, orang yg bersedekah kepada kerabat terdekatnya / keluarganya.   

Resume Ta'lim  Rutin Malam Jum'at di Masjid Darul Hikmah DPP Wahdah Islamiyah, Jl. Antang, Makassar  (21 Safar 1439 / 09 November 2017)